Pemasok Material PT. Imasco Asiatic, GMBI Jember Minta Penegak Hukum Tutup Aktivitas Penambangan Liar

Pengiriman Material ke PT. Semen Imasco Asiatic
Pengiriman Material ke PT. Semen Imasco Asiatic

Preposisi, Jember — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) minta penegak hukum menutup aktivitas pertambangan galian C karena selain tidak pegang izin juga merusak lingkungan.

“Kami minta tambang Desa Kemuning Sari Kecamatan Jegawah Desa, Kemuning Kidul untuk segara ditutup,” kata Ketua GMBI Kabupaten Jember, Hufron, Jumat (16/10).

Dia mengatakan bahwa berdasarkan invesitigasi lapangan hasil tambang liar tersebut dikirim ke PT. Semen Imasco Asiatic di Puger.

“Berdasarkan hasil laporan dari masyarakat setempat dengan adanya tambang yang meresahkan kami langsung merespon dan melakukan investigasi bersama tim dari LSM GMBI Wilter Jatim,” ujarnya.

Husron menegaskan bahwa hasil investigasi, pihaknya menduga tambang ini tidak memiliki legal formal. Maka dari itu GMBI meminta tambang ini segera ditutup.

“Kami sudah mulai kordinasi dengan aparat untuk itu dan PT. Imascco juga menyalahi aturan karna menerima bahan baku tanah liat tersebut yang tak berizin,”katanya.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Preposisi.com bahwa banyak aktivitas pertambangan galian C di beberapa titik tambang di Kabupaten Jember dan tidak mengantongi izin.

Berdasarkan UU MINERBA 2020

Pasal 158
Setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan
pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling
banyak Rp100.OOO.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

Pasal 161
Setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan
Pengolahan dan atau Pemurnian, Pengembangan
dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral
dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP,
IUPK, IPR, SIPB atau izin sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, Pasal 104, atau
Pasal 105 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5
(lima) tahun dan denda paling banyak
Rp 100.000.00O.00O,00 (seratus miliar rupiah).