Tulis Novel tentang Genosida ’65, Soe Tjen Marching Dituduh PKI

Soe Tjen Marching
(Twitter @SoeTjenMarching)

Preposisi, Surabaya — Penulis novel “Dari Dalam Kubur” terbitan Marjin Kiri, Soe Tjen Marching menceritakan melalui akun Twitternya, pada Minggu, (2/11), dia baru saja dituduh sebagai PKI oleh beberapa oknum.

Dia mengungkapkan bahwa hanya karena baru menerbitkan novel yang berusaha membaca dan menilik ulang sejarah kelam, dia dimaki-maki sebagai PKI.

“Jadi nulis novel itu disetarakan dengan pembunuhan keji? Benar-benar ajaib beberapa manusia di negeri ini,” herannya.

Dia menjelaskan dalam akun twitternya bahwa Novel “Dari Dalam Kubur” adalah kisah yang menguak tentang rencana rahasia pemerintah Amerika dan TNI, untuk memfitnah serta membantai PKI. Salah satu peristiwa genosida besar-besaran dalam sejarah penting Indonesia.

“Novel Dari Dalam Kubur berdasarkan kisah nyata mereka yang dipenjara & disiksa oleh Tentara Orba,” tandasnya.

Soe Tjen juga menambahkan, tidak hanya berhenti di situ, diskusi novelnya juga mendapat banyak sekali gangguan.

“Ternyata masih ada saja orang yang menyempatkan diri untuk menghalangi diskusi tentang fitnah & sejarah keji yang mengorbankan banyak manusia. Sampai-sampai, diskusi online tentang novel pun dikejar-kejar oleh mereka,” tandasnya.