Pelaku Pemerkosaan Tak kunjung ditangkap, Banum NU Audensi Ke Polsek Kec. Kokop

  • Whatsapp
BANUM NU saat audiensi di KAPOLSEK Kec. Kokop. (Foto: Istimewa)
BANUM NU saat audiensi di KAPOLSEK Kec. Kokop. (Foto: Istimewa)

Preposisi, Bangkalan – Kasus pemerkosaan terhadap janda di Bandang Laok yang dilakukan di semak-semak (26/06/20) oleh tujuh orang yang hampir dua Minggu ini belum tertangkap.

Merespon tersebut, Banum NU yang terdiri dari PAC Ansor, IPNU-IPPNU dan Fatayat NU melakukan audensi ke Polsek Kokop (06/07/20) dan menanyakan perkembangan kasus pemerkosaan yang tak kunjung ditangkap pelakunya.

Menurut Fadli, Ketua PAC. GP. Ansor Kec. Kokop menanyakan sejauh mana perkembangan kasus pemerkosaan yang sampai saat ini pelakunya belum tertangkap.

“Saya minta kejelasan dari Kapolsek Kokop sebagai wilayah hukumnya untuk menjelaskan sejauh mana perkembangan kasus kekerasan pemerkosaan yang hampir dua minggu ini pelakunya belum ditangkap padahal pihak kepolisian sudah mengantongi enam nama pelakunya?”

Namun pihak Polsek tidak bisa menjelaskan pertanyaan tersebut. Ia mengatakan bahwa kasus pemerkosaan bukan ranah polsek dan polsek tidak mengetahui perkembangan secara pasti. Karena penyidikan kasus pemerkosaan adalah ranah Polres.

“Kami tidak bisa menjelaskan perkembangan kasus pemeekosaan yang terjadi pada warga Bandang Laok. Sebab, kasus pemerkosaan adalah ranah Polres. Polsek hanya membantu dan memberikan petunjuk apabila diperlukan karena yang tahu area Kokop adalah Polsek. Polsek mohon maaf karena tidak bisa menjawab pertanyaan teman-teman Kokop”, kata Heru selaku Kapolsek Kec. Kokop.

Karena Polsek tidak bisa menjawab, Muzainah selaku ketua Fatayat NU memberikan saran kepada pihak kepolisian agar kejadian ini dijadikan pembelajaran.

“Kejadian ini harus dijadikan pembelajaran bagi kita terutama bagi pihak kepolisian. Semoga ini yang terakhir kalinya. Jika nanti ada kejadian lagi, korban harus tetap di Bangkalan dan dijaga agar keselamatan korban terjamin. Karena korban ada di rumah selalu mendapatkan teror yang berujung bunuh diri,” Ujar Muzainah.

Saran Hadori selaku ketua PAC. IPNU Kec. Kokop, “Saya minta kepada pihak kepolisian untuk lebih ditingkatkan patroli di area kec. Kokop bagian utara. Sebab di sana adalah daerah sangat rawan dan sering terjadi tindak kejahatan dan sebagainya.”

Polsek Kokop dalam hal ini siap meningkatkan patroli di area tersebut, apa lagi dalam waktu berdekatan ini terjadi tindak kejahatan yang juga di daerah Kokop bagian utara.

Related posts