Aksi Lanjutan, PKC PMII Jambi Turunkan Ribuan Kader Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Aksi Lanjutan, PKC PMII Jambi Turunkan Ribuan Kader Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja
Aksi Lanjutan, PKC PMII Jambi Turunkan Ribuan Kader Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Preposisi, Jambi — Gelombang aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta kerja terus berlanjut di seluruh Indonesia, salah satu nya di Provinsi Jambi, Pengurus Koordinator Cabang pergerakan mahasiswa Islam Indonesia provinsi Jambi, kembali melakukan aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja, terpantau ribuan mahasiswa yang ikut aksi tersebut berasal dari semua cabang di Provinsi Jambi.

” Iya benar kami hari ini melakukan aksi lanjutan, sebagaimana Jumat kemaren kami melakukan aksi berakhir bentrok, untuk menolak pengesahan UU Omnibus Law, kami turun aksi hari ini semua sahabat-sahabat PMII se-provinsi, Jambi,” kata Hengki Ketua PKC PMII Provinsi Jambi, Senin (12/10/2020).

Dari tuntutan mahasiswa DPRD dan Gubernur Provinsi Jambi yang di wakili oleh asisten satu, sepakat untuk menolak dan meneruskan tuntutan mahasiswa ke pemerintah pusat, dengan menandatangani surat pernyataan.

“Alhamdulillah Aksi kita hari ini berjalan damai, ketua DPRD dan Gubernur Provinsi Jambi, telah menerima apa yang menjadi tuntutan kami untuk sama-sama menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta kerja, tentunya ini akan tetap kami kawal sampai tuntas, dan segera kami laporkan ke pengurus besar PMII,” ungkap Hengki.

Sekadar diketahui beberapa hari yang lalu PMII Provinsi Jambi melaksanakan aksi demontrasi, tapi berakhir bentrok dengan aparat keamanan, sehingga ketua PKC PMII Provinsi Jambi mendapat ancaman mau dibunuh oleh orang yang tidak di kenal, sontak ini menimbulkan simpati kader PMII se-Provinsi Jambi.