Ketua BPD Kecewa Atas Sikap Pemdes Sumber Canting

  • Whatsapp

Bondowoso, Preposisi Haryadi, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sumber Canting Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Nampaknya kecewa lantaran dirinya tidak dilibatkan dalam hal kewenangan sebagai Badan Permusyawaratan Desa.

Semenjak Nur Hasanah dilantik sebagai Kepala Desa (Kades) Sumber Canting, Haryadi merasa posisi dan kewenangannya sebagai BPD diambil alih.

“Kewenangan BPD itu kan membahas rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa termasuk pembangunan yang ada di desa,intinya mau dibawa kemana desa ini seharusnya rembukan nya dengan BPD,namanya sudah Badan Permusyawaratan Desa. Tapi kenyataannya semua dikerjakan oleh kepala Desa tanpa melibatkan Saya sebagai Ketua BPD Desa Sumber Canting,”ujar Ketua BPD Sumber Canting (21/05/2020).

Peran BPD tidak diberikan secara penuh, contoh saat pendataan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tidak melibatkan.

Dirinya juga menduga Stempel BPD dan tanda tangan dimanipulasi.

Haryadi betanya-tanya bagaimana selama ini pemerintahan desa bisa berjalan tanpa ada musyawarah bersama bersama ketua BPD, apakah fungsinya sebagai ketua BPD tidak begitu penting dalam pengambilan keputusan. “Apa fungsi dan kewenangan jika semuanya dikerjakan tanpa sepengetahuan Saya sebagai ketua BPD Sumber Canting,” imbuhnya.

Haryadi juga mempertanyakan apakah keberadaannya hanya sebagai formalitas belaka sehingga peran BPD tidak begitu difungsikan dengan baik..

“Apakah jabatan saya selaku Ketua BPD Hanya Formalitas ataupun hanya taruh nama di Desa, atau selesai dengan struktural saja”. ungkap Haryadi.

sebagai Ketua BPD tentu ia berharap struktur desa yang ada dapat difungsikan sebagai mana mestinya. Sehingga apa yang menjadi keputusan pemerintah desa dapat memberikan efek yang lebih baik terhadap masyarakat Desa Sumber Canting.

Related posts